Melia Propolis

Propolis adalah bahan resin (damar) melekat yang dikumpulkan oleh lebah dari bermacam-macam tumbuhan atau taruk (pucuk) muda dan kulit pohon terutama pohon poplar, lalu diolah dengan lilin dan cairan air liur lebah yang berguna untuk menambal lubang atau rekahan sarang supaya steril juga merupakan antibiotik alami yang membantu melawan penyakit, melindungi kita dari ancaman bakteri dan virus, menolong mengontrol radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker dan merupakan sumber nutrisi sempurna serta bahan makanan lengkap dengan potensi tidak terbatas.

Propolis dibuat 100 % zat alami yang didalamnya terdapat antibiotik alami yang bebas racun dan efektif melawan virus. Bakteri dan jamur. Namun dalam pemakaiannya kadang menimbulkan reaksi/detoksifikasi positif yang menunjukkan Propolis sedang bekerja. Reaksi tersebut bersifat sementara biasanya masih berhubungan dengan penyakit yang diderita.

Propolis-Tanpa Dosis yang dimaksud Tanpa Dosis adalah penggunaannya tergantung kemampuan penyerapan dalam tubuh, umur, jenis adna berat penyakitnya. Jadi tidak ada batasan, sebab jika jumlahnya berlebihan dan tubuh terbatas penyerapannya, maka tidak ekonomis.

Propolis-Tanpa Kadarluasa, karena propolis merupakan anti virus, bakteri dan jamur, maka dalam penyimpanann normal akan tetap terjaga dan bebas dari kerusakan samapi bertahun-tahuun lamanya. Oleh karenanya, propolis sangat aman dikonsumsi dalam jangka panjang tidak akan menimbulkan kerusakan dalam darah, hati, ginjal serta tidak ada eefek samping dan over dosis.

Melia propolis mengandung, bahan-bahan alami seperti :

1. Bioflavonoids yang dapat memulihkan sistem kapilari, memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah, 1 tetes Propolis sama dengan 500 buah jeruk.
2. Mineral (14 macam terutama zat besi dan seng)
3. Protein ( 16 jenis asam amino)
4. Vitamin (A, B kompleks, C, D, E)
5. Glukosa
6. 10 % Minyak essensial
7. 5 % serbuk sari (pollen)
8. Zat nutrisi penting lainnya

Tiap tetes Propolis Melia Nature Mengandung :

150 mg Propolis murni

Melia Propolis dapat digunakan sebagai obat untuk berbagai jenis penyakit lainnya, seperti :

1. Propolis sebagai antibiotik alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.

2. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya: thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.

3. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya: demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.

4. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya: eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.

5. Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya: maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka bakar dan sebagainya.

6. Propolis sebagai antikanker dan mutagenesis sel, misalnya: kanker, tumor, mioma, kista dan sebagainya.

7. Propolis berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi.

8. Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya: asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus, dan sebagainya.

9. Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, berbagai infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.

10. Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh yang sangat bagus buat mengurangi resiko gagal ginjal dan sekaligus antioksidan kuat yang akan mencegah kanker

11. Propolis meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


=====================================

>>> Order Propolis Melia Nature, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Manfaat Propolis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>