Jenis-Jenis Propolis

Umumnya, propolis dijual dalam bentuk cairan, minuman, bubuk, kapsul, tablet, permen, pemoles bibir, pasta gigi, krim, dan tambahan makanan. Berikut ini beberapa bentuk propolis yang sudah di produksi massal.

a. Propolis Mentah

Propolis tanpa melalui proses pematangan alias mentah bisa langsung dikonsumsi. Propolis mentah umumnya berbentuk bongkahan atau dibekukan. Bongkahan besar propolis murni dapat dikunyah, seperti permen karet. Namun, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Jika dikonsumsi berlebihan, justru dapat menyebabkan gangguan pada perut. Selain itu, ada juga propolis mentah yang dihancurkan hingga menjadi butiran halus. Butiran halus biasanya dimasukkan dalam kapsul atau dicampur dengan makanan dan minuman.

b. Propolis Cair

Propolis dalam bentuk cair adalah propolis yang telah diekstrak dengan jenis pelarut tertentu. Ada banyak jenis pelarut yang dapat digunakan untuk menghasilkan propolis cair, tetapi hanya sedikit yang aman untuk manusia. Berikut jenis-jenis propolis cair :

1. Ekstrak Propolis dengan Pelarut Etannol (Alkohol)

Etanol adalah jenis pelarut yang paling sering digunakan untuk mengekstrak propolis. Propolis yang dilarutkan dikemas dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30%. Bisa dikonsumsi dengan cara diteteskan 5-15 tetes tiap kali sehari sebelum makan. Namun, kandungan alkoholnya terkadang memberi efek iritasi dan bersifat racun terhadap jaringan hati. Di dunia farmasi atau kosmetik, ada beberapa metode untuk meminimalkan pelarutan propolis dengan alkohol, yakni menggunakan metode liofilisasi (kering beku), distilasi vakum, evaporasi, distalasi

2. Ekstrak Propolis dengan Pelarut Air

Ekstrak propolis dengan pelarut air dapat dikonsumsi baik ketika sakit, kambuh dari sakit sebelumnya, maupun ketika kondisi badan sehat.Hal tersebut dikarenakan pelarut air tidak mempunyai efek samping seperti pelarut alkohol. Propolis yang dilarutkan dengan air dikemas dengan konsentrasi 10-20%.

3. Ekstrak Propolis dengan Pelarut Minyak Sayur atau Lemak Hewan

Ekstrak propolis ada juga yang dilarutkan dalam minyak sayur atau lemak binatang. Ekstrak propolis ini sangat bermanfaat untuk pengobatan penyakit akibat infeksi bakteri dan virus, serta mengobati diabetes melitus dan hipertensi.

c. Propolis Bubuk (Powder)

Selain dalam bentuk ekstrak propolis cair, propolis juga diproduksi dalam bentuk bubuk atau powder. Sebelum diproses, propolis mentah (raw propolis) terlebih dahulu diekstrak dengan alkohol, air, atau ekstrak glikol. Bentuk propolis bubuk di pasaran dapat ditemukan dalam bentuk tablet atau kapsul.

d. Injeksi

Hingga kini, ketersediaan propolis injeksi masih dalam penelitian. Namun, sepertinya hal ini bisa menjadi kenyataan melihat penelitian yang menunjukkan hasil positif.

e. Pasta dan Minyak Propolis

Propolis juga dapat berbentuk pasta. Salah satunya adalah pasta gigi propolis yang bermanfaat untuk mencegah karies, radang gusi, dan sariawan. Selain dalam bentuk pasta, propolis juga bisa dicampur dengan minyak atau krim untuk dioleskan


=====================================

>>> Order Propolis Melia Nature, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Manfaat Propolis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>